Cerpen " Backstreet " Eps II

Izal Noera

   
 SEBELUMNYA
      Aku dan keluarga tinggal di Jakarta di daerah Pondok Indah. Hidup di lingkungan bersih membuatku betah di rumah sekalipun hari libur sekolah aku menghabiskannya hanya diam di rumah. Aku takut keluar sendirian bahkan berangkat ke sekolahpun aku nggak berani, untung saja ada kak Rezza yang selalu menemani dan menganatrkan aku ke sekolah. Tapi, aku ingin mandiri seperti kak Rezza makanya aku ingin melanjutkan sekolah di Bandung biar tahu rasanya bagaimana hidup jauh dari orang tua. Tetapi tetap saja Mamah melarang aku untuk melanjutkan sekolah di Bandung dan Mamah mau aku melanjutkan sekolah di Jakarta saja tepatnya di SMA Bina Mandiri tempat sekolah kak Rezza waktu SMA dulu. Jadi, mau nggak mau aku harus nurutin kemauan Mamah lagian juga ini buat kebaikan aku juga dan akhirnya aku melanjutkan sekolah di SMA Bina Mandiri. Aku cewek imutz dan manja yang selalu diberi apa yang aku minta tak perduli seberapa mahal harganya, namun Papah, Mamah dan kak Rezza selalu membelikannya untukku. Papah, Mamah dan kak Rezza Nova sayang banget sama kalian.
    Keseharian Papah sibuk kerja di kantor memimpin perusahaan yang telah didirikan sejak 2 tahun yang lalu saat Papah di PHK oleh perusahaan dimana Papah kerja. Awalnya Papah putus asa saat di PHK Papah bingung harus cari kerja dimana lagi sedangkan ia harus mencari uang untuk menafkahi keluargnya. Papah stres sampai jatuh sakit gara-gara di PHK. Dulu kami hidup penuh dengan kesederhanaan, hidup serba kekurangan sampai DSP sekolahku waktu SMP 6 bulan baru bisa bayar itupun dapet minjem dari temen Papah.
     Pada suat hari saat Papah terbaring lemah diatas tempat tidur ada temen Papah yang menjenguk ke rumah namanya om Fino beliau adalah temen Papah dari kecil sampai sekarang. Om Fino hidup sukses dan bergelimang harta berkat keuletan dan kerja kerasnya, saat mendengar Papah sakit om Fino langsung datang ke rumah melihat keadaan Papah dan om Fino pun bertanya kepada Papah apa yang menyebabkan Papah stres hingga jatuh sakit. Merekapun berbincang-bincang begitu lama aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan entah itu masalah Papah yang di PHK atau entahlah apa akupun tidak tahu yang aku tahu om Fino memberikan uang untuk modal usaha mungkin om Fino tahu tentang keadaan keluargaku saat ini sehingga mau memberikan modal untuk Papah.
     Jama 8 malam setelah makan malam om Fino langsung pamit pulang taku istrinya mencari karena dari pagi om Fino ada di rumahku dan tidak mengabari orang rumah, akhirnya om Fino pulang dengan Avanza mobil mewahnya.
       Dua hari kemudian sakit Papah sudah mulai sembuh dan Papah langsung memulai bisnis butik dari modal yang di pinjamkan oleh om Fino. Ternyata Tuhan masih sayang terhadap keluargaku sudah 5 bulan bisnis butik Papah berjalan dengan sukses berkat kegigihan, usaha, serta do'a yang Papah lakukan. Dan sampai saat ini sudah 2 tahun bisnis yang Papah kerjakan berkembang pesat. Aku bangga dengan Papah berkat keoptimisannya kini Papah mampu menafkahi keluarga bahkan lebih. I love you so much my father. SELANJUTNYA


By: Nurmuhammad 

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunkung ke website kami. Kami akan segera membalas komentar Anda
Posting Komentar
Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.